Logo Kominfo
Beranda » Berita

Dinas Kominfo Kota Ternate Gelar Coaching SPBE di Inspektorat

18 Maret 2025     Dibaca 208 kali

KOMINFO TERNATE - Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) Kota Ternate menggelar coaching terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kantor Inspektorat Kota Ternate, Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, Senin (17/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat penerapan SPBE di lingkungan Pemerintah Kota Ternate. Coaching ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Ternate, Rukmini A Rahman, SE., M.Si., Kepala Diskominfo Kota Ternate, H. Damish Bashir, SE., ME, beserta jajarannya, Tenaga Ahli Pemkot Ternate Bidang IT, Arifandy Mario Mamonto, S.Kom, M.Kom., serta jajaran Inspektorat Kota Ternate. Dalam arahannya, Asisten I Rukmini A Rahman menegaskan bahwa sebagai Koordinator Tim Penerapan SPBE Kota Ternate, pihaknya menekankan pentingnya pemenuhan indikator SPBE oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). "Indikator SPBE harus dipenuhi oleh OPD. Jika ada yang belum terpenuhi, kita harus segera mencari solusi agar bisa terealisasi dalam waktu dekat," ujarnya. Rukmini juga menyebutkan beberapa poin penting yang perlu dibahas dalam coaching ini, antara lain respons tim SPBE Inspektorat, penanggung jawab (PIC) yang ditunjuk, serta media (website) yang dapat diakses."Diharapkan audit SPBE bisa selaras dengan tugas dan fungsi Inspektorat. Nantinya, tim ahli yang ditunjuk pemerintah kota akan mengarahkan dalam penerapan SPBE ini," jelasnya.Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Ternate, H. Damish Bashir, SE., ME menekankan bahwa tujuan utama SPBE adalah meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pemerintahan, serta mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik."SPBE sudah diterapkan di Indonesia sejak 2018. Namun, di Kota Ternate masih perlu peningkatan karena penerapannya belum maksimal," kata Kadis. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, indeks SPBE Kota Ternate masih berada di angka 1,89, yang masuk dalam kategori cukup. "Hal ini disebabkan oleh belum maksimalnya penyediaan data yang dibutuhkan oleh Diskominfo dari OPD lain. Oleh karena itu, dengan adanya tim coaching ini, diharapkan indeks SPBE bisa meningkat," tambahnya. Kadis menegaskan bahwa semua data OPD yang dibutuhkan masyarakat harus dipublikasikan secara terbuka. "Selain untuk meningkatkan indeks SPBE, ini juga agar masyarakat bisa merasakan manfaat langsung dari digitalisasi pemerintahan," terangnya. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penyajian data merupakan tugas Inspektorat. "Dinas Kominfo bukan penyaji data. Inspektorat dan tim SPBE-nya yang bertanggung jawab dalam menyajikan data, lalu menghubungkannya dengan website pemerintah kota untuk dipublikasikan. Semua OPD berperan sebagai produsen data untuk publik," jelasnya. Kegiatan coaching ini menjadi langkah awal bagi Inspektorat dalam memenuhi indikator SPBE. Kadis berharap koordinasi antara tim SPBE dan tim ahli terus terjalin dengan baik untuk memastikan penerapan SPBE berjalan optimal. Senada dengan itu, Tenaga Ahli Wali Kota Bidang IT, Arifandy Mario Mamonto, S.Kom, M.Kom menambahkan bahwa SPBE merupakan langkah digitalisasi tata kelola pemerintahan yang sudah ada. "SPBE bukan hanya soal mengejar indeks, tetapi juga memastikan Pemerintah Kota Ternate bisa menerapkannya secara maksimal demi pelayanan publik yang lebih baik," pungkasnya.

Berita Lainnya