Sekda Ternate Tekankan Fokus Penanganan tenagakerjaan di Apel Rabu Menyapa 2026
08 Januari 2026 Dibaca 6 kali
DISKOMINFO TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate membuka peluang kerja sama internasional di bidang pendidikan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ternate dalam program Rabu Menyapa, Rabu (7/1/2026).
Apel pagi tersebut diikuti Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Ternate Jufri Ali, para pejabat struktural, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Disnaker.
Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya perhatian serius terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan di Kota Ternate pada tahun 2026. Menurutnya, tahun ini menjadi momentum bagi Disnaker untuk meningkatkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi secara maksimal, mengingat sektor ketenagakerjaan bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Di tahun 2026 ini, fokus Disnaker harus benar-benar pada persoalan ketenagakerjaan, termasuk pekerja rentan. Jangan sampai lagi terjadi miskomunikasi dalam pelayanan,” tegas Sekda.
Sekda juga menaruh harapan besar kepada Kepala Disnaker Kota Ternate yang baru untuk membawa perubahan positif di internal organisasi. Ia meminta agar pengalaman Jufri Ali saat bertugas di BP2RD dapat diterapkan untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja Disnaker.
“Saya minta Pak Jufri, dengan pengalaman sebelumnya di BP2RD, bisa membawa Disnaker ke arah yang lebih baik dan lebih profesional,” ujarnya.
Selain itu, Sekda meminta seluruh ASN di lingkungan Disnaker mulai Januari ini memiliki kepekaan tinggi dalam merespons setiap keluhan dan persoalan ketenagakerjaan yang muncul di tengah masyarakat.
“Saya minta tetap solid dan mengawal setiap kebijakan Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, agar program ketenagakerjaan dapat terlaksana dengan baik. Saya percaya seluruh jajaran Disnaker mampu menjalankan tugas itu,” ungkapnya.
Sekda juga mengingatkan pentingnya peningkatan kedisiplinan aparatur sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan publik. Menurutnya, kedisiplinan dan komunikasi yang baik sangat diperlukan, terutama dalam proses mediasi persoalan ketenagakerjaan.
“Disiplin di tahun 2026 ini harus ditingkatkan. Dalam melakukan mediasi persoalan ketenagakerjaan, ASN harus komunikatif agar masalah bisa diselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan baru. Ingat, tugas ASN adalah melayani,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda turut menyampaikan perhatian Pemerintah Kota Ternate terhadap 389 tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang tidak lagi diperpanjang masa kerjanya. Ia menjelaskan bahwa Disnaker telah menyiapkan sejumlah alternatif agar para PTT tersebut tetap memiliki peluang kerja. “Bagi PTT yang tidak diperpanjang, nanti bisa memanfaatkan bursa kerja yang akan digelar Disnaker tahun ini, atau mengikuti pendaftaran CPNS apabila dibuka. Saat ini Pemkot Ternate masih menunggu arahan resmi dari Menpan RB,” jelasnya.
Melalui penguatan kinerja Disnaker dan peningkatan kualitas pelayanan, Pemerintah Kota Ternate berharap persoalan ketenagakerjaan di tahun 2026 dapat ditangani secara lebih optimal dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.