Pemkot Ternate Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dan Vokasi dengan Austria
08 Januari 2026 Dibaca 11 kali
DISKOMINFO TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate membuka peluang kerja sama internasional di bidang pendidikan, pelatihan vokasi, dan pengembangan ekonomi melalui kunjungan resmi Duta Besar (Dubes) Austria untuk Indonesia ke Kota Ternate. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Ternate dan menjadi momentum awal kolaborasi yang berangkat dari ikatan sejarah panjang hingga potensi kerja sama di masa depan.
Kedatangan Dubes Austria, Dr. Thomas Loidl, disambut langsung oleh Wali Kota Ternate Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si, didampingi Sekretaris Daerah Kota Ternate Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Rustam Pandjab Mahli, S.Pd., Kepala Dinas Kebudayaan Dr. Muslim Gani, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Dinas Pertanian Faisal Harun Dano Husein, SP., M.Si.
Dubes Austria juga didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Drs. H. Samsuddin Abdul Kadir, M.Si, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Usai pertemuan, Duta Besar Austria Dr. Thomas Loidl menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas arah dan alasan kunjungan resmi Kedutaan Besar Austria ke Ternate sekaligus mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan.
“It was a very interesting discussion we had with the Mayor. I do see that the Mayor is very, very active and has many initiatives for Ternate,” ujar Dubes Austria.
Menurutnya, terdapat alasan historis yang kuat mengapa Austria memiliki ketertarikan terhadap Ternate dan Maluku Utara. Dalam kesempatan tersebut, Dubes menyerahkan sebuah buku kepada Wali Kota Ternate yang ditulis oleh seorang warga Austria yang pernah tinggal di Ternate pada abad ke-17.
“One reason is a historical reason. I gave His Excellency the Mayor a book of an Austrian who travelled and lived here in Ternate more than 400 years ago, from 1621 to 1628,” jelasnya.
Dubes menilai fakta sejarah tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara Austria dan Maluku Utara telah terjalin sejak ratusan tahun lalu. Selain aspek sejarah, Austria juga melihat potensi kerja sama di bidang ekonomi serta pengembangan sumber daya manusia.
“The second reason for being here is that we also have economic interests. We heard from the Mayor how he would like to develop a brand for Ternate,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dubes Austria mengungkapkan bahwa negaranya memiliki pengalaman dan keunggulan di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi. Dalam kunjungan ini, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perwakilan perusahaan serta pakar pelatihan vokasi asal Austria.
“Today was the first meeting where we discussed how we could in the future establish a vocational training center here in North Maluku. This was only the first step,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pembahasan lanjutan dan komunikasi intensif akan terus dilakukan agar rencana tersebut dapat diwujudkan secara realistis dan berkelanjutan.
Selain bidang vokasi, Dubes juga menilai terdapat banyak sektor lain yang berpotensi untuk dikembangkan bersama, di antaranya pariwisata, perhotelan, dan kebudayaan.
“When we translated the book of the Austrian who lived here 400 years ago, I think this is also just a start. It shows that our ties are very old,” ungkapnya.
Kepada generasi muda, Dubes Austria turut menyampaikan pesan motivasi agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan integritas.
“Work hard, get a good education, and always stay honest. With those three things, not many things can go wrong,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Dubes juga mengungkapkan bahwa Austria memiliki program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia. Meskipun jumlahnya terbatas, program tersebut dinilai berkualitas dan informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui jalur resmi.